jilid 5








TAK ADA BATASNYA


JILID 5


 


            “gimana ni,, terima lamaran bayu?” Tanya ummi meyakinkan, “entahlah ummi,,, tapi bukannya bayu ada di Malaysia? “Bayu emang da diMalaysia untuk menyelesaikan kuliahnya“ow,,, bagus dong,, tapi maaf ummi nia belum bisa jawab sekarang mungkin seminggu atau 2 minggu nia baru bisa jawab” “itu terserah kamu ni,,,ini kan untuk masa depan mu juga jadi harus di fikirkan matang-matang”. Entah aku tak tau apa yang ada di fikiran ku saat ini,, seharusnya aku senang dengan lamaran ini,, tapi kenapa aku merasa tak ada yang istimewa aku merasa ada orang lain yang ada di hati ku ini,,, ya allah mungkinkah bayu jodoh yang terbaik untuk ku,,, atau mungkin aku pantas untuk nya,,, tolong hamba ya allah. Sengaja tentang lamaran ini tidak  ku beri tau dulu pada orang tua ku ndan orang lain di sekitar ku,, aku takut bila nanti gagal mereka yang akan sakit hati nantinya,,,,   “gi mana ni,, 2 minggu sudah berlalu,,, jadi apa jawabanmu,, terima apa tidak,,,” “insya allah nia terima lamaran dari bayu mi,,,” jawab ku singkat “alhamdulillah,,, ini kabar gembira ni,,sebelumnya bayu pesan bila nia terima lamaran bayu,,, nia di harap kan bisa menunggu selama bayu berada di sana hingga pulang ke tanah air,, tapi bila nia tidak sanggup untuk menunggu bayu merelakan untuk nia menikah dengan orang lain yang pastinya pilihan nia,,, dan sebaliknya,,, nia terima?” “insya allah nia sanggup untuk menunggu bayu” “tapi ini bukan sebulan atau 2 bulan lagi,,, kamu menunggu 3 tahun,,,nia siap” “insya allah ummi” “alhamdulillah,,,,ummi cukup bahagia mendengarnya”. Ku persiapkan diri ku agar pada saatnya tiba aku siap  lahir dan batin,,, mungkin aku rasa kabar bahagia ini cukup aku, ummi, abi (suami ummi), bayu dan ENGKAU saja yang tau,, karma aku sendiri tak tau pasti apa yang akan terjadi nantinya,, ya allah hamba mohon agar hamba mendapatkan jodoh yang terbaik untuk ku. Aku berharap bayu dapat menjadi imam, dan ayah yang terbaik untuk ku dan putra, putri ku nantinya,,, dan dapat membimbing kami.


            5 bulan sudah aku menunggu,, waktu terasa lebih lama dari yang kukira,, ya allah kuat kan hati ini,,,,,, “nia,,, bisa kerumah sekarang, penting” pesan singkat dari ummi,, ya allah ada apa ini tiba-tiba ummi memanggil ku,, ya allah kuatkan lah aku,,, “assalamualaikum”ujar ku gelisah “waalaikumssalam, masuk ni,,” “ada apa mi,,, sepertinya ada kabar buruk,, perasaan nia gak enak mi,,”Tanya ku resah “maaf ni,, bukannya ummi mau buat kamu sedih,, tapi ini memang yang harus nia terima,,,seminggu yang lalu bayu telepon ummi, dia bilang dia….. sudah menikah dengan orang lain di malaisya,, ntah mengapa bayu memilih untuk menikah dengan orang lain,,, maaf kan ummi ni”. Seakan kaca yang di banting keras dan hancur brantakan tak ada bentuk,,,  ya allah apa lagi ini,,, kenapa hati ini,,, kenapa semua ini terjadi pada ku,,, sakit rasanyamendengar kabar itu seakan aku di permainkan dengan dia,,, sebegitu hinanya kah diriku ini,,, apa ini semua karma,,, atau…. Sudahlah,, ini lah takdir yang sudah tertulis sebelum diriku lahir di dunia ini,,, aku berharap aku dapat mengambil pelajaran dari ini semua, “ni,,, ummi minta, abi, bayu dan keluarga besar bayu minta maaf sebesar-besarnya,,,” “gak papa kok ummi nia ikhlas,, nia paham mungkin bayu bukan jodoh nia,,,, dan ada laki-laki lain yang sudah di persiapkan allah untuk nia” “subhanallah,,, semoga laki-laki itu yang terbaik untuk mu” “aamiiin”.


            Sudah hampir satu tahun aku mulai berjalan tanpa harus memikirkan laki-laki itu,,,aku belajar untuk ikhlas menerima semuanya dengan senyuman yang tulus dari hati,,, beruntung aku tak beritahu kabar ini pada orangtuaku,, mungkin dia bisa malu gara-gara maslah ini,,, ku junjung tinggi namanMu di hati ku agar aku tak lepas dari Mu agar aku slalu sabar dan ikhlas,, aku tau ENGKAU akan memberikan hadiah yang terindah,, untuk ku,,, ikhlas,ikhlas,,dan ikhlas,,, lah kunci dari kesabaran dan sabar kunci dari cinta ku padaNya,,,. Setelah pengajian ummi menyuruh ku untuk tetap di tempat,, fakir ku,, sepertinya ada yang mau ngelamar nih,, tapi siapa ya,,, duh,, nebak aja sih siapa tau benar.. tuh kana pa aku bilang,,, sejak tadi ummi selalau menatapku tajam,,, maka tak heran aku sudah dapat menebak apa yang ummi bicarakan,, ternyata ummi menyampaikan khitbahan orang lain pada ku,,, dengan singkat ku jawab,,, “bila dia yakin ingin melamarku,,, datanglah pada ku” “kebetulan orangnya ada kok disini”,, syukurlah kalau begitu,, hati ku masih biasa yah mungkin karma kau harus lebih berhati-hati lagi dalam mencari pendamping hidup ku kelak,,, kalian tau siapa dia????,, sudahlah aku tak ingin cerita dengan kalian,, cukup biar aku lah yang tau siapa laki-laki itu hingga akhirnya aku menikah dengan dia baru aku akan beritau,,,, sesi lamaran berjalan lancer,,, pernikahan pun tinggal seminggu lagi,,, aku bahagia,, aku harap pernikahan ini tak akan gagal lagi,,, aamiin…


            2tahun sudah aku menikah dengan seorang lelaki yang aku idamkan,,, hingga di karuniai seorang putrid cantik yang beumur 1 tahun,, aku dan suami ku cukup bahagia dengan hidupkami yang sekarang,, suami ku yang sekarang menjadi pemimpin pesantren madinah1 yang cukup di bilang pesantren besar di kota itu. Tak pernah kubayangkan aku dapat menikah dengan laki-laki itu,, seorang lelaki yang bisa dibilang tidak mungkin menjadi sekarang ini,, yang dulunya seorang yang biasa saja,,, bahkan dia sekarang menjdi seorang ulama besar,,, kalian tau siapa dia,,, gara yang dulu selalu mengejarku ,, yang dulu selalu membuat aku taku dengan dia,, yang dulu seorang non muslim,,, dan sekarang dia menjadi seorang laki-laki muslim,, yang aku harapkan dia dapat menjadi imam bagi ku dan putra putrid ku kelak,, ya allah sungguh kejutan yang luar bisa yang tak pernah aku baying kan sedikitpun,,, cinta itu buta ya….. tak lama kemudian terdengar kabar kalau bayu akan segera pulang,, subhanallah mungkin dia akan membawa istrinya ke tanah air,,, pasti istrinya cantik ya,,,. “ummi bilang bayu akan tinggal di sini sementara,,, nanti dia akan datang”ujar suamiku lembut “bersama istrinya” “entahlah,,mungkin,,,,”. Sakit sih,,, gak ku sangka aku akan satu atap dengan bayu,,, dan istrinya,, ya allah kuatkanlah hati ini,,, berilah hamba kekuatan. Bayu datang tapi mengapa dia di dorong kursi roda,,, dan mana istri bayu,, dan kenapa bayu makin kurus,, ada apa dengan bayu,, ya allah apa yang dia alami,, tampangnya tak tenang saat sma dulu,, matanya begitu gelisah,, ya allah,, ada apa ini. Ku bawa tampah yang berisi minuman teh hangat dan kue-kue, mata bayu tersorot pada ku tajam,, matanya penuh air mata yang tertahan untuk keluar,,, hati ku menangis melihat keadaan dia sekarang,, “bayu akan tinggal di sini untuk sementara waktu,,, bisa”ujar ummi mengarah pada ku “insya allah bisa ummi” sahut gara,, “kalau boleh saya Tanya istri a2m kemana?” tanyaku ragu, Susana terdiam sejenak, bayu diam tanpa kata seolah pertanyaan ku tadi menyakiti hatinya,,, “ana akan bicara mengapa ana seperti ini,,,, sebelumnya ana minta maaf dengan kalian semua,,, dulu waktu ana di malaisya ana berniat untuk belajar sunguh-sungguh,, ana berharap dapat gapai cita-cita ana di sana kelak,, tapi itu semua hanya mimpi biasa,,, yang takkan pernah terwujud lagi. Wanita itu namanya asih,, wanita yang cantik, tapi menampakan kecantikannya,,, dia selalu pergi tiap malam dan pulang mabuk-mabukan,,, serta diantar dengan laki-laki yang selalu berbeda,,, tiap harinya, dia tinggal di depan


kosan kami,,, tepatnya setiap hari aku bertatapan wajah dengannya,, dia memang baik dengan ku,, dia slalu bertanya semua tentang agama pada ku,,, aku rasa dia wanita yang baik,, yang terpaksa menjadi seperti ini di karnakan pergaulan dari teman-temannya,,, hingga suatu saat aku terperangkap olehnya,,,, dia mencoba untuk bunuh diri,,, di karnakan kekasihnya telah pergi meninggalkannya dengan wanita lain,,, dia bilang dia gak bisa hidup tanpa kekasihnya,,, lalu dengan terpakasa aku menikahinya,,, bidihnya aku saat itu,,, aku berfikir bila aku menikahinya aku akan menuntunnya menjadi wanita sholeha,, ternyata untuk pernikahan kita selama 1tahun setengah berjalan sanagat mulus,,,,,dia mulai belajar menjadi wanita muslimah,, dia mulai meninggalkan dunia malamnya,, aku rasa aku berhasil mengubahnya,,,, hingga akhirnya kekasihnya datang untuk menjemputnya tanpa sepengetahuanku,, dia pergi bersama laki-laki itu,,, disitulah aku mulai depresi dengan keadaan ku,, aku merasa aku di permainkan olehnya,,,, sampai seketika aku pergi ke diskotik untuk menemui istriku,,, tapi apa yang aku dapatkan,,, aku mulai ketagihan untuk selalu pergi kesana,, aku mulai merasakan kebebasan,,, hingga akhirnya aku menjadi PK (penjahat kelamin),,,, aku menyesal….. diriku saat itu sudah mulai tak terurus,, hingga tak pernah aku sangka sedikit pun,,, sekarang aku mterkena penyakit haram itu,,, penyakit yang aku sendiri mengundangnya di kehidupan ku,,,, HIV AIDS,, yah ,,,, hiv aids sekarang kehidupan ku suram masa depan ku suram…” lirih bayu “astagfirullah,,, apa yang telah ENGKAU rencanakan,,, mengapa semua jadi begini,,,,, sungguh pelajaran yang manis yang telah ku alami,,,, ENGKAU maha membolak balikan hati,,, apa yang aku lihat,,, dan aku rasakan,,,. Anggap semua ini pelajaran bagi ku….. thaks ya allah. TAMAT…..


 



 



makasih ya bagi kalian cemua yg masih setia nunggu cerita ini ampe kelar…. ^_^,,, moga kita bisa ambil ibroh dari kisah ini ya…. J



 



 





tak ada batassnya











Tak ada batasnya


(jilid 2)


“Rara mana sih,,, di butuhin kok gak nongol2, coba kalw ga di butuhin, nongol terus kayak anak kucing minta makan”sebel ku……………………..


“Ra,, kemana aja sih, aku nyariin kamu tau gak?” Tanya ku “enggak”jawab Rara santai, “nih anak nyebelin bgt sih,,, tau gak aku tuh dari tadi nyariin Bayu, di kantin gak ada,di kelas, di wc, di parkiran, uks, tmpt tongkrongannya anak geng star, geng texas, dan terakhir di perpus juga gak ada, dy kemana y?, apa dy gak turun?” kata ku sambil menunjukan kegelisahan ku, “ye,, nyarinya disitu punk,, nyairiin itu di mushola, baru dia ada, dia kan anak rohis” “pantesan,,, trs low mau kesana alasannya pa dong??” “kenapa gak alasan sholat” “apa sholat,,??Jam 10 pagi, sholat apa?” kaget ku dengan mata melotot, “gini nih orang yang gak pernah sholat,,, sholat duha lah” “sholat apa tuh,, baru dengar,, ajaran baru y” “astagfirullah,,, ni, aku aja yg gak pernah sholat tau, sholat duha tuh apa, sholat sunah. Ketahuan gak pernah sholat nih?” “Ah elo,, ngeledek terus bisanya, walau gw sholatnya seminggu sekali, yang jelas gw sholat guys, gak kaya lo, sholatnya lebaran doang” “ok udah gak usah olok-olokan lg y,,, sekarang mau gak ke mushola?” “ayo” kata ku dengan penuh keyakinan,, kami berjalan menuju mushola,,, saat kami melangkah, seolah-olah, langkah ku menuju mushola santai dan tak ada keraguan-raguan, dan inilah yang aku tak pernah rasakan, ketenangan, kedamaian dan kesejukan yang tak kan mungkin kulupakan hari itu, saat aku mulai memasuki musholah sekolah…, musholah yg selama ini tak pernah ku sentuh sedikit pun bahkan lewat di depannya saja tak pernah, dan aku merasakan aku telah masuk syurga, duh ademnya, rasanya pingin netap disini terus dan gak mau beranjak “assalamualaikum” tegur Maya anak rohis yang kebetulan juga teman sekelas ku anak nya cukup pemalu dan pendiam, sehingga  tidak terlalu terkenal dan asyik untuk di ceritakan. “wa….wa…wa.. alaikumssalam” dengan gugupnya kami menjawab “gak sholat?” tanyanya dengan penuh harapan “…………….. e…nggak …. Tau nnt” “ya udah, ana tinggal sholat dulu ya” ujar maya dengan senyum manis di bibirnya. “ana,, bukannya namanya itu Maya Nur Halifah y..?”Tanya ku dengan heran “pintar,,, ana itu saya dalam bahasa arab” jawab rara “oooo, nyetel musik gih, bt”, sambil menghiasi kebosanan kami, aku menyetel mp3 dari hp ku, lagu kesukaan ku super junior artis korea yang personilnya ada 13 orang, yang personilnya guanteng-ganteng, duh manis nya.., “maaf ya, di rumah Allah gak boleh nyalakan musik” tegur Maya dengan halus “kenapa?”Tanya ku dengan penasaran “rumah Allah kan tempat untuk beribadah, yang bentuk2 penggunaanya sudah di contokan oleh Rasulullah, jd gunakanlah sebagai mana yang Ia contohkan dan berikan hak-hak nya, hindari hal-hal yang isinya melalaikan kita dari zikrullah, seperti beribadah kepada Allah” “oh… gitu ya,, eh aku mau Tanya dong, kenapa sih kamu pakaiannya kayak gitu, aneh tau gak?, maaf ya” Tanya ku dgn penasaran “gini, pedoman hidup kita kan al-qur’an n al-hadist, jadi kita wajib untuk mengikuti nya. di alqur’an udah di jelaskan kita wajib tuh untuk menutupi aurat kita, di surah an-nur : 31,(sambilmembaca) nah yang dimaksudkan aurat itu ada di hadist  yg bunyinya dari Aisyah ra berkata “hai Asma!, sesungguhnya perempuan itu apabila telah dewasa atau sampai batas umur, maka tidak patut bagi mereka menampakan sesuatu dari dirinya melainkan ini dan ini”, Rasulullah saw berkata sambil menunjuk muka dan telapak tangan hingga punggunya. H.R Abu Daud .itu sebabnya kenapa aku selalu memakai pakaian seperti ini” “oh… gitu, suasana pun makin asyik, semakin dia menjawab, semakin banyaknnya pertanyaan yang menumpuk di otak kita untuk bertanya pada Maya, selain itu Maya orangnya asyik, dia juga serba tau dan pintar.  “wah ngomong sama Maya nyambung y?” Tanya ku “iya, tp kayaknya ada yang kurang deh,, tapi apa ya,,,” “iya tujuan kita tadi apa ya,, aku juga lupa” “ya ampun,, kita kesini kan pingin nanyakan tentang Bayu, ya ampun,,, kok bisa lupa ya” “iya kok bisa ya,, ya udah besok lagi kita Tanya sama Maya ok” “ok”.


Ntah mengapa, aku masih memikirkan kata-kata Maya yang membahas tentang jilbab tadi,, kulihat diri ku di cermin, ku pandangin diriku, memang tak ada istimewanya gadis SMA yang biasa, tanpa ada menariknya sedikit pun, hingga terlintas di pikiran ku untuk menggunakan jilbab, apa aku pantas ya,, berkali-kali aku menghampiri mushola hanya untuk menanyakan Bayu, tapi selalu saja terlupakan, ntah apa yang terjadi saat itu, aku sendiri aja lupa. Semenjak aku kenal dan akrab dengan Maya, dia slalu mengajarkan ku yang baik-baik, beda dengan teman-teman ku sebelumnya, yang selalu menjerumuskan ku, sedikit demi sedikit ku ubah sikap ku, dari yang pemarah menjadi, seorang yang sabar, rajin sholat 5 waktu, murah senyum, dan pandai al-qur’an, dari perubahan ku yang hampir 100% itu, dari niat ku yang sebelumnnya mencari tau siapa Bayu, menjadi mencari tau apa Islam itu sebenarnya, memasuki islam tanpa paksaan di al-qur’an Al-Baqarah : 256 yang bunyinya tidak ada paksaan bagi kamu untuk memasuki islam, sesungguhnya telah jelas jalan yang benar dengan jalan yang sesat,barang sipa ingkar kepada taghut, dan beriman kepada allah maka sungguh di berpegang teguh pada tali yang sangat kuat yang tidak akan pernah putus. Allah maha mendengar dan maha mengetahui dan Al-Baqarah : 208 wahai orang2 yang beriman masuk lah kamu kedalam islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu mengikuti langkah2 setan sugnguh setan musuh yang nyata bagi mu, cukup banyak yang aku tau dari islam, semakin aku tau semakin penasarn diriku ingintau tentang islam, karana sungguh islam itu indah. Dalam sebulan aku mulai banyak perubahan, dan kini telah ku tekadkan dari hati ku yang terdalam, bahwa aku ingin berjilbab dengan syar’i, dengan ketetapan islam, mulanya aku takut memakai jilbab, karena kedua ortuku yang tak menyetujuinya, dan kini aku tekatkan tak ada yang bisa melarangku untuk menggunakan jilbab.


            Hari pertama aku pakai jilbab sungguh tak seperti biasanya, mereka menatapku seolah melihat hantu yang baru bangkit dari kubutnya atau mungkin melihat ku seperti bidadari yang turun darikayangan……………….. (bersambung)


 

tak ada baatasnya











Tak ada habisnya


Jilid 1


                Semua kisah memang tidak akan pernah habisnya,,, termasuk kisah ku,, dan gak ada hidup yg selalu sempurna,,, dengan selalu bahagia selamanya.


Panggil aku nia, anak ke 2 dari 3 bersaudara, kk pertama ku nmnya, nanda dia sekarang telah menikah dengan laki2 yang bukan pilihannya, dia terpaksa menikah dengannya di karnakan kedua orang tua kami, mereka berutang budi dengan orang tua dari suaminya ka nanda, arman namanya, walau mereka selalu bertengkar tapi sekarang mereka telah memiliki 2 putra yang gagah, dan pemberani seperti ortunya, aku heran dgn mereka, menjalani hidup tanpa cinta tp masih hidup bersama. Dan adik terakhir ku namannya nuno umurnya masih 12 thn, dy beranjak dewasa, dr dulunya cengeng sekarang jagoan, dr dulunya culun dan sekarnang sumpah keren bgt. Memang kami ber2 gak pernah akrrab satu sama lain, tp aku sayang bgt sama dy, nuno jarang bgt ada di rumah itu sebabnya aku slalu kangen ma dy. Aku sekolah di sma n 2, n sekarang aku kelas 3 ipa1. walau terbilang ku orangnya gak pintar, cantik atau pun tajir, tapi aku cukup terkenal di kalangan guru-guru dan adek kelas, mungkin karna aku ramah dan lucu sama semua orang. Diriku seorang wanita berjilbab, yang selalu mengharap ridho Nya, yang selalu ingin tau, dan ceplas ceplos, kayak gak ada remnya untuk berhenti bicara, mungkin aku bukan seorang yang dewasa tp kekanak-kanakan, dgn diri ku yang apa adanya itu aku selalu di percaya teman-teman ku tuk dengarin curhatan mereka dan mencari solusi dari curhatan mereka, aku gak pernah minta imbalan bila selalu mendengarkan curhatan mereka, tapi mereka selalu baik denganku untuk di traktir, aku orangnya supel, yah aku mudah bergaul dengan siapa aja, dari orang masih di kandungan hingga orang yang sudah di kubur,, he….., mereka semua slalu menjadi temanku. Sewaktu aku masih di kelas satu dulu, aku banyak punya teman dari kalangan anak kelas 3, dan tak di pungkiri teman ku itu rata-rata semuanya laki-laki, mungkin itu ya yang membuat semua siswi kelas 3, benci sama aku, tapi aku sih biasa aja dengan mereka, dan menganggap semuanya adalah teman. Salah satunya adalah kak gara, ketua osis sekaligus kapten basket sekolah, banyak cewe-cewe kesemsem sama dy apa lagi anak kelas satu, mereka selalu minta di salam kan ma ka gara,, ya walau ka garanya sendiri suka ilfil ma mereka, sampai seketika aku di gosipin sama mereka low aku ini pacaran ma ka gara, padahal no way, kata ke2 ortu ku aku harus belajar-belajar dan belajar, agar bisa jadi dokter, sama seperti ayah ku. Tapi aku selalu gak kebayang pingin jadi dokter, kayak mana mau jadi dokter ngelihat darah aja gw bisa pingsan deh,, ih geli……. Tapi biasanya anak seumuran ku kayak nya gak afdol deh kalau gak bicara tentang cinta, di mulai saat aku kelas 2, dan pada saat itu aku terpilih jadi panitia mos, dan saatnya aku kerjain anak kelas satunya, sama seperti kk kelas2 kerjain aku pada saat mos dulu. Yah itung-itung balas dendam lah, dan saat aku lagi ngerjain anak kelas 1nya suruh jalan jongkok dari kelas sampai wc,, gak ku sangka saat aku sedang berdiri di koridor, aku ngelihat, seorang cowo yang sumpah alim bgt…….. pandangannya selalu merunduk kebawah, terlintas di pikiranku “ini anak ngelihat ke bawah terus nyari duitnya yang hilang y, tapi kok kayak ga nyariin sesuatu y” kata ku sambil terheran dan tersenyum-senyum melihatnya, “ni,,,,”tegur rara hingga membuat pikiran ku kacau, melotot mataku mengarah pada rara, yang super nyebelin itu, memang rara itu anaknya nyebelin sudah cablak, sksd lagi, ih geram mulutku untuk bilang bisa gak sih gak harus ngagetin orang, sebal ku dgn nya tapi aku gak tega anak nya baik bgt sama aku, dia juga suka teraktir aku, dan satu lagi anaknya cengeng dikit di bentak bisa-bisa sekolah banjir gara-gara airmatanya doang,huff “ngeliatin bayu y,,,,”cablak rara, sehingga membuat marah ku menjadi hilang “apa,,, bayu,,, kamu kenal” Tanya ku penasaran “ya iyalah, dia kan tetangga ku anak bahasa, memang sih anaknya pendiam tapi dia alim bo”jawab rara santai, hah alim,,,, bibirku tersipu malu saat dia lewat di depan ku,,, “assalamualaikum” ucap bayu, dag, dig, dug deg, dog,,,, jantungku kempas- kempis berdebar kencang, debaran ini bukann debaran biasa, debaran ini sangat beda seperti getaran saat konser linkin park, beda kayak goyangan inul yang sumpah dapat mengebor bumi hingga 50 km, beda dengan getaran gempa bumi yang di hasilkan dari teriakan pak manfus, guru mtk yang super killer,,, getaran atau debaran ini adalah getaran cinta,,, yang gak pernah kurasakan sebelumnya, “waalaikumssalam” jawab ku lembut,,, “duluan ya” jawab bayu lagi,, “ah , iya da..” lambai tanganku padanya,,, tapi au,, malu ueuy,, ternyata dia bukan memberi salam sama aku ternyata orang di belakangku duh malu, malah tangan dah ngelambai lagi,, duh.. mau taroh dimana nih muka, sempat terlintas naro di kepala dan sambil garuk-garuk, ntar dikira kutuan lagi, mau taro di mata udah keatasan, ya udah..aku putuskan,, “biar kuputuskan saja… kutak mau aku pun malu, lebih baik ku putuskan saja angkat tangan aja.” (st12, cari pacar lagi).


                Malu pisan kejadian di sekolah tadi,, tapi itu semua membuat aku tersipuh malu,,, membayang kan aku jadi miliknya,,, menjadi istri dan ibu dari anak-anaknya, hus… jauh bgt ngomongnya, ,,, gak-gak,, di cancel z ngomonnya, di sensor gitu. Duh mikirin bayu, membuat konsentrasi belajar ku buyar,,,, bayu,,,bayu…. Manis bgt sih, btw kamu lg ngapain y……………. bersambung


 


 

jilid 4











Tak ada batasnnya


Jilid 4


 


            Marah, , dongkol, semua jadi satu, entah apa yang harus aku lakukan, aku bingung, apa ini karma dari Mu?, atau kah,,,,, ya Allah tolong hamba,,. Ujian  akhir sekolah sebentar lagi , setresss sih, tapi,, inilah yang harus ku hadapi,,, tanpa pikir panjang, ku jalanin semua dengan Bissmillah. Ku lalui ujian tu dengan tenang dan usaha yang keras sesuai dengan kemampuan ku.


            Saat menegang kan itu pun berlalu, detik-detik pengumuman membuat hati ku risau, gelisah, dan khawatir. Ku pandangin teman-teman ku satu persatu, wajah mereka penuh dengan masalah, dan kegelisahan,, hanya satu wajah yang terlihat tenang, dan sepertinya menghadapi dengan santai,, Bayu,,, wajahnya tak menampakan kegelisahan, wajahnya tenang, bercahaya seolah para malaikat sedang mengelilingi,, duh ademnya. Astagfirullah, dosa ni. Pak kepsek berdiri di tengah lapangan,, dengan basa-basi dy berbicara, duh,, bikin suasana makin gugup deh,, hati gelisah,, pikiran tak tenang,, gemetaran, resah,, duh gak jelas deh,, pokoknya pikiran kacau,, ntah apa jawabannya nnt,, aku harap aku lulus dengan nilai yang terbaik, pak kepsek memberi tahu, dimana kami harus melihat nama2 kami, kami pun berlarian menuju mading,, untuk melihat nama2 kami,, seluruh,, pengumuman telah kulihat berulang2 tapi tak ada nama ku satu pun,, hati ku mulai risau,, ku tatap semua teman2 ku, ada yang pingsan, menangis,, tertawa,, gembira dan lagi2 ku lihat Bayu dengan senyumnya yang tipis dia mengucap Alhamdulillah,, dan lagi2 wajahnya di selimuti ketenangan, entah apa,, yang ada di fikirannya,, mengapa wajahnya begitu tenang seolah tak ada beban sedikit pun, sudahlah aku tak usah memikirkannya, yang terpenting aku harus mencari nama ku,, ya Allah perasaan ini mulai tak tenang,, aku mulai risau,, ku coba berkali2 mencari nama ku,, tapi tetap tidak ada,, ya Allah apa mungkin aku tak lulus,,, kami pun di panggil,, hati ku mulai tak tenang,, ku mulai tak menggubris apa pun yang ada di dekatku,, teman2 ku bertanya2 tapi aku tak jawab sedikitpun pertanyaan mereka,, “harap tenang,, bagi nama2 yang tak ada tertulis di mading harap dapat, kekantor”dengan lantang kepsek berbicara, beliau pun mulai meninggalakan lapangan, beliau langsung menuju kantor,, aku pun berjalan dengan hati yang tercampur2, pikiran ku sudah tak tenang, seolah2 jiwa melayang dan tak lagi ada di raga ku lagi,, entah apa yang ada di fikiranku,,  ku menatap di sekelilingku,, teman2 ku yang bernasib sama dengan ku pun sama mulai tak tenang, aku pun terkaget ada Silvia dan Angga, mereka berdua terkenal pintar di sekolah,, apa mungkin mereka tak lulus,, kasihan mereka perjalanan mereka selama ini sia2, ya Allah apa maksud dari semua ini,, “saya sungguh tak percaya,, kalian seperti ini,, kalian membawa nama baik sekolah menjadi …… lebih baik” ujar kepsek tersenyum tipis dgn kami, aku terheran2 kenapa kepsek berkata seperti itu,, bahkan beliau tersenyum manis pada kami,,, apa yang terjadi, dengan tubuhnya yang bulat, kepala yang botak dgn menggunakan kacamata, berdiri tegap, berjalan menuju tempat kami berdiri, “bapak bangga pada kalian,, selamat kalian dapat nilai tertinggi di sekolah”, OMG,, sumpah aku gak percaya kalau akau dapat nilai tertinggi ya alllah sungguh hamba berterima kasih pada Mu,,, tangisan haru membasahi pipiku, tak sabar rasanya kabar bahagia ini ku sampaikan pada keluarga ku. “assalamualaikum….”ujar ku tersenyum sebelum masuk rumah. Ku pandangin sekeliling rumah ku sepi seperti tak ada penghuni, ku periksa seluruh ruangan rumah tapi tetap tak ada orang sama sekali, rasa letih mencari terlintas di benak ku,, ku mulai bersih kan diri dan bersiap untuk sholat magrrib.


            Lama aku menunggu mereka,, hati ku gelisah entah kemana mereka pergi,,,, aku putuskan untuk menunggu di teras depan rumah ku,, mata ku sudah lelah untuk menunggu mereka. Suara lembut,, memanggil-manggil nama ku membuat ku terbangun dari tidur lelap ku,,“ni,,, ni,, bangun”, ku buka mata ku perlahan-lahan kutatap wajahnya tersenyum manis menatap ku, ku tetes kan air mataku dan langsung ku peluk ibu ku,,, ku lampiskan rasakangen ku dan khawatir ku padanya, “ngapai tidur di sini,, ayo masuk,,” “bu,, nia lulus, dengan nilai terbaik” “ibu tau kok,, sekarang masuk kamar dan tidur”.


            Lanjutin kuliah di stain jurusan tarbiyah boleh juga,,, ku mulai hari ku di tempat yang baru,, suasana baru,, dan semua serba baru,,, masa mos gak begitu menyeramkan,, yah walau kaka kelasnya semuanya pasang tampang jutek duh jutek abizz. Entah ada fikiran apa untuk mendorongku masuk stain jurusan tarbiyah,, tapi inilah aku sekarang dan jalani dengan bismillah,, ^_^. Kembali ke garaa, entah apa yang meniat kan dalam hatinya dia slalu saja menawarkan diri untuk mengantar dan menjemputku walau slalu ku toklak dengan cara kasar,, sempat dongkol sih tapi ya allah semakin aku marah sama dia semakin dia gak mau jauh-jauh dari ku,, ih sebel. Ok ku putuskan untuk mengenalkan dia dengan bayu mungkin dia bisa mengerti kenapa aku slalu menghindar dengannya,, perkenalan itu begitu singkat, setiap hari hati ku slalu waswas di karnakan ya itu gara itu,, hemmm membuat di riku slalu gelisah,, bosen,, hari itu ku perhatikan jalanan depan rumah ku tak ada terlintas motor cbr merah milik gara,, apa mungkin dia salit ya,, ah ngapai akau fikirin dia justru aku senang lagi dia gak dating, alhamdulillah ya allah,, mungkin bayu sudah mengatasinya,, berhari-hari ku lalui tanpa gara,, sempat terfikir gelisah sih kenapa akhir-akhhir ini dy agak ketemu,, mungkin dia sakit ya,, ku beranikan diri untuk bertanya pada bayu,, walau pipi ku memerah tapi mau gak mau sih,,, “af1 ukh,, ana gak bisa bilang,, dy bilang dia hanya ingin menjadi yang terbaik di mata a2m” hah,, laga deh ternyata dia gak ngincar aku lagi tapi kok katanya bayu dia mau jadi yang terbaik di mata ku,, apa????? Ah gak usah di pikirin lagi yang terpenting dia udah gak ganggu hidup ku lagi,, makasih ya allah, setahun telah berlalu kehidupan yang tenang tanpa di ganggu lagi dengan gara,, sungguh membuat ku menjadi lebih tenang lagi. Setahun sudah berlalu semunya ku jalani dengan santai, entah apa lagi yang akan ENGKAU rencanakan aku siap untuk menjadi peran utamanya,, dan aku harap semua itu dapat di ambil ibrohnya(manfaatnya) amin. “Assalamualaikum maaf ummi ganggu, ummi harap setelah ba’da dzuhur nanti nia mampir kerumah ummi ya,, penting” pesan singkat dari ummi murobbi ku, yang langsung di kirimkan di hp ku,, entah apa yang akan ummi bicarakan,, dan hari ini juga gak ada pengajian,, ya allah  tenang kan hati ku ini.


            Dalam perjalanan menuju rumah ummi terlintas di hadapan ku motor Jupiter biru di parkir di depan rumah ummi,, “sepertinya aku kenal motor ini punya siapa?? Ah tapi, yg punya motor ini kan banyak”, “assalamualaikum,,”sapa ku lembut “waalaikumssalam” jawab ummi langsung menjabat tangan ku dan cipika cipiki,, “ayo masuk nak,,,” “oh,,, iya mi,,,” aku sengaja duduk pas di bawah kipas angin, fuh,, “alhamdulillah” sungguh nikmatnya duduk di sofa warna kuning yang empuk,, pas duduk dibawah kipas anginya di suguhi minuman es teh yang sejukkkk bgt,,, ya allah terimakasih atas nikmat Mu hari ini,,, “capek ya,, panas-panas,, naik angkot tadi?” Tanya ummi sambil menatap mataku dalam “oh,, afwan mi,, iya,, ana tadi naik angkot,,” “duh jadi ngerepotin nih” “ya allah gak papa lagi mi,,, anggap aja nia lagi silaturahmi di rumah ummi” “gini nak,, ummi Cuma mau Tanya nia ada yang khitbah” “khitbah,, maksudnya ada yang lamar gitu” “iya,,” serasa ada kilat yang menyambar, jantung ku langsung berdetak lebih kencang seperti genderang mau perang,, walah kayak lagu aja,, duh beneran nih,,, ada apa ummi Tanya kayak gitu “nak,,nak,, nia,,” pikiran ku buyar entah apa yang harus ku jawab dengan ummi “Insya Allah belum mi,,” “Alhamdulillah” “emangnya ada apa,,” “gini loh nak,,, ada yg mau mengkhitbah kamu” “apa,,,,  Afwan saya mau tau siapa yg mengkhitbah saya” “nia kenal kok dengan orangnya,, dia bayu” mendengar namanya serasa anah kring yang tandus di siram air segar yang dingin penuh dengan kesejukan duh,,, beginilah rasanya cinta begitu istimewa akhirnya aku dapa menikah dengan lelaki idaman ku. (bersambung)


 

jilid 3











Tak ada batasnya


Jilid 3


 


            Hari pertama memakai jilbab membuatku selalu tersenyum mengingat hari itu, aku selalu tertawa sendiri bayang kan semua orang melihat ku seolah aku ini seleb,, duh betapa malunya aku. Dan di hari itu hati ku sedih, mendengar berita kalau rara sudah pindah, ntah kenapa dia pindah aku sendiri gak tau menau,, sudah gak ngasih tau pindah kemana, gak ngasih kabar, gak pake salam perpisahan lagi, sebel,,,, tapi kenapa ya rara kok pergi ninggalin aku,,,,,,,, ada apa?


            2 hari berjilbab memang serasa lamaaaaaaaa, bgt, panas sih tapi ku awali hari ku dengan bismillah sehingga membuat yang di dalam menjadi sejuk,,,,, sabtu 31 januari 2009 malam itu membuat ku terus menangis,,,,,, kalian tau apa yang aku alami malam itu,,,,,,,,, apa yang aku raasakan,,,,,, dan apa yang aku derita???????. Malam itu begitu menyakitkan, berawal dari makan malam,,, aku, ibu dan ayah kami bersama sedang menyantap makanan buatan ibu, dan adik laki2 ku di sedang pergi bersama teman2nya…….. betapa lahabnya aku menyantap cap-cay undang kesukaan ku yang sengaja di buatkan ibu untuk ku,,, setelah makan,, aku pun pamit untuk ke kamar, karna besok ulangan jadi aku harus konsentrasi untuk ulangan besok,,,, yah namanya juga mau ujian kenaikan kelas jadi memang banyak ulangan yang harus di selesaikan,,, saat aku beranjak dari meja makan,, tiba-tiba ayah memukul meja dengan keras,,,, kami pun tekaget,,, ada apa,, dan mengapa aku tak mengerti,,, ayah membentak ku menyuruh ku untuk duduk kembali, entah apa yang ku perbuat,, tiba-tiba ayah mebentakku,, “a…..d…a a…pa.. yah?”Tanya ku dengan gugup “KAMU TAU APA SALAHMU” bentak ayah pada ku,, ku hanya bias terdiam dan menggelenkan kepala ku,,, takut,,, takut,,, dan rasa takut,,,  hanya itu yang aku rasakan malam itu,, entah apa yang terjadi, dan apa yang ku lakukan,, aku tak tau,,, ya allah ada apa ini,,, ku melihat sejenak ke ibu ku di hanya terdiam melihat ku,,, dan meneteskan air matanya,, hatiku menangis meliahat ibu ku menangis,,, ya allah apa yang ku lakukan sehingga membuat mereka seperti ini,, “JAWAB YANG JUJUR,, ALIRAN APA YANG KAMU ANUT,,,, SIAPA YANG KAMU CONTOH SEHINGGA KAMU MENJADI  KAYAK GINI (suasana terdiam sejenak),,,, NIA,,, KAMU JADI ANEH AKHIR-AKHIR INI,,,, LIHAT DIRI MU,,, SEMUA YANG ADA DIDIRIMU DITUTUPI,,,, APA YANG KAMU TUTUPI,,,,, AYAH GAK PERNAH NGELARANG KAMU BERJILBAB,, TAPI GAK KAYAK GINI,,, AYAH KECEWA NIA,,,, KECEWA” ya allah,, jadi ini semua karna jilbab ku,,, apa yang mereka fikirkan,,, kenapa mereka bicara kayak gitu,,,, “nia,,, kami Cuma takut,, kamu terjerumus aliran sesat yang sering terdengar,,,, dan ikut-ikutan ngebom,,, nia,,,, kami hanya ingin yang terbaik buat kamu,,, tinggalkan saja mereka, ya” ujar ibu ku dengan lembut “maaf bu,, yah,, nia gak akan pernah ngelepas jilbab ini,,,,” “NIA,, MULAI NGEBANTAH KAMU YA,,,, DI APAIN KAMU, KENAPA KAMU JADI KAYAK GINI,, KAMU DISANTET,, DI MANDIIN KEMBANG,,,, APA MEREKA HIPNOTIS KAMU,,,, SERASA AYAH,, PARA USTADZ, DAN USTADZAH GAK KAYAK KAMU INI,,,, SESAT” kata2 itu kata2 terakhir yang di ucapkan ayah membuat ku marah,,, tapi apa yang harus ku lakukan,,, aku bingung “nia,,,, kami gak nyuruh kamu berzina, atau pun,,, pindah agama,, kami Cuma minta sama nia,, jangan jadi seperti ini,,, nia,,, kami sayanag sama kamu” air mataku tak tertahan lagi,,, aku baru berjilbab 2 hari,,, baru mengenal islam 1 bulan,,, dan aku langsung di beri  ujian seperti ini,,, aku gak tau apa yang aku lakukan,, dan apa yang aku jawab aku hanya bias pasrah pada Mu ya allah,,, tolong aku,,,, “ibu,,ayah,, nia gak sesat,,nia gak ngebom,,, nia masih nia yang dulu,, nia gak akan berubah,, ibu ayah,, nia hanya mengikuti perintah allah untuk berjilbab,,,,” “GAK USAH SOK KAMU NGAJARIN ORANG TUA MU,,,, ANAK KEMARIN SORE UDAH BELAGU,, APA INI AJARAN MU DI SANA,, HAH?” “nia,, kami tau itu,,bukannya ridho allah ada di ridho orangtua juga,,, jadi gak ada masalah”…ya allah apa iya,, duh,, siapa apa yang harus aku jawab,,,,,, aku bingung,,,…


            Semalamam suntuk aku terus menagis,,, hingga mataku bengkak,,,, kututupi bengkaknya mataku dengan cilak,,, mata,, agar tak terlalu terlihat,,, ku tatap diri ku di cermin,, ku katakana kepada cermin,,, apa yang salah denganku,,,, bila ini salah hamba mohon ya allah,, beri petunjuk mu,,, hamba ingin menjadi hambamu yang setia,,,, sepanjang jalna kenaga,, aku tebengong,, tak focus kemana2,,, sehingga hampir saja buat aku ketabrak motor “woi,, jalan,, hati2, punya mata gak sih”tugas orang yang mengendarai motor jupiter biru helem biru itu ,,, dasar yang naik motor siapa yang marah siapa,,, sebel,,,,,. Langkah ku berjalan lembutu menuju sekolah,,, saat aku memasuki gerbang sekolah,, semua orang melihati ku terkagum,,, entah apa yang mereka lihat,,, aku jadi bingung sendiri,, apa mereka gak lihat aku lagi bt,, apa mereka gak lihat,,aku lagi sedih,,, dasar orang aneh,,,,, “ni,,,, kamu kok hari ini cantik banget sih… wajah mu cerah,,, aku jadi jatuh cinta” kata marwan dengaan mata selalu menatap ku,,,, ya allah apa yang di katakana marwan,, gak tau apa aku lagi sedih,, gak tau apa aku lagi bt,,,, dasar orang aneh “beneran ni,,, kamu berkilau,,, cantik banget,, apa lagi mata mu,,,,, waw,,, tajam,,, nusuk bgt,, di mata ku,, seolah ada mahnet yang menarik diriku untuk selalu memandang mu,,,,” ya allah apa yang dia katakana ,,,, apa yang aku lakukan,,, ya allah apa aku memancing seseorang untuk berzina pada ku,,,, aku pun tak menghiraukan marawan aku langsung lari menuju toilet, untuk menghapus cilak ku ini,,, ya allah,,, niatnya untuk menutupi mata bengkak ku,,,, tapi malah membuat zina,, ya allah maaf kan aku,,,, sungguh aku tak tau,,,,,,.


            Bel istirahat berbunyi aku pun langsung pergi ke mushola untuk sholat duha,, dalam sholat ku,,, aku masih teringat kata-kata kedua orang tuaku sehingga aku pun meneteskan airmataku,,, kucoba untuk focus,, dan tak menangis tapi,,, semakin deras, dan deras aja airmata ini,,,,. Selesai sholat dan berzikir,, aku beranjak dari tempat ku,, dan saat aku berbalik,, semua akhwat(saudara perempuan banyak) telah berkumpul di belakangku,,, wajah mereka seolah khawatir terhadap ku,,, “ni,,, kalau boleh tau mengapa kamu menangis,,,”ujar maya kepada ku,,,, mulanya aku tak ingin memberi tahu apa-apa pada mereka tapi,,, airmataku ini dan rasa ini tak tahan untuk bicara pada mereka,,,, dengan seksama mereka menyimak setiap kata yang aku ucapkan dari bibir ku,,,, “ni,,, ada kisah di jaman rasulullah,,, siapa namanya ana lupa,, yang jelas,,, kisahnya sama seperti kamu,, dia seorang laki2 non muslim,,, dan dia sangat sayang dengan ibunya,, lalu ketika dia masuk islam,, ibunya nyuruh untuk meninggalkan agama islam,, tapi anak itu tak mau,, lalu ibunya ngancam,, kalau kamu tak meninggalkan agam itu ibu akan bunuh dirir,,, lalau san anak itu berkata, biar ibu punya nyawa berdabel2 saya tak akan pernah meninggalkan agam ini” ujar dinda lembut pada ku “ukhti,,, lahtahzan wa latahob innallahha ma ana (jangan sedih, dan jangan takut karna allah ada di dekat kamu)” ujar maya,, mereka saudara yang baik,, saat aku sedih mereka seketika langsung ada untuk ku,,, sungguh,, aku sangat sayang sama kalian,,, tahkz y ukhti,,,. Ku hilangkan keragu-raguan ku, ku mulai mantap untuk melangkah maju kedepan,, kumulai belajar untuk kebal di omelin,, dan di hina,,, karana semua itu hanya unutuk Mu ya allah,,, aku percaya engkau sayang dengan ku sehingga kau memberikan ujian ini pada ku,,, aku ikhlas ya allah,,, thkzz,,, dan aku selalu berdo’a agar kedua orangtuaku luluh,, dan menerima ku menjadi seperti ini…. Akhirnya kau naik ke kelas 3 ipa1,, aku mulai konsentrasi dengan da’wah dan ujian ku,,, aku ingin nilai akhir semester nanati  menjadi nilai kebanggaan ku nantinya,,, masalah kedua orang tuaku masih belum selesai,, dan aku mulai tebiasa dengan omelan itu,,, walau sakit tapi,, no problem,, aku jalani dengan santai dan ringan,,, masalah satu belum selesai masalah baru datang,, masih ingat gara,, anak kelas 3 waktu aku masih kelas 1 dulu,,, ketua osis,,, dan kapten basket itu,, ternyata dia datang untuk nagih janji denganku,, entah apa janjinya yang jelas aku sudah lupa,,, aku mualai mutar otak untuk mengingat kembali janji apa yang aku janjikan padanya,,,, “entahlah ka,, saya sudah lupa”ujar ku agak malu padanya “ya udah gak papa,,, gini bentar lagi kan kamu lulus,, dan berarti bentar lagi aku akan menjadi pacar mu dong” “APA,,, PACAR,,, GAK MUNGKIN” kaget ku sambil melotot,,, ya allah apa yang telah ku perbuat,,, tiba-tiba ka gara nagih janji tentang pacaran pada ku,,,,  (bersambung,, tunggu sampai tamt y)